Menu

Nyi Ageng Ngerang, Cucu Prabu Brawijaya yang Menurunkan Raja-raja Jawa

  Dibaca : 172 kali
Nyi Ageng Ngerang, Cucu Prabu Brawijaya yang Menurunkan Raja-raja Jawa
Makam Nyi Ageng Ngerang yang terletak di Dukuh Ngerang, Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. (Direktoripati.com)

Direktoripati.com – Haul Nyi Ageng Ngerang atau Dewi Roro Kasihan selalu diperingati pada tanggal 1 Muharram di mana kalender Jawa menghitungnya sebagai tanggal satu Suro.

Makamnya terletak di Dukuh Ngerang, Desa Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berada di kawasan lereng Pegunungan Kendeng.

Sejumlah rangkaian prosesi peringatan haul dilakukan pada tanggal tersebut, mulai dari kirab budaya, nyekar hingga doa bersama. Tak jarang pengunjung dari berbagai daerah datang untuk menyaksikan kirab budaya Haul Nyi Ageng Ngerang.

Sebagian orang percaya, gunungan nasi hasil kirab dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti penglarisan hingga tolak hujan angin dan petir.

Siapa sebetulnya Nyi Ageng Ngerang? Dalam berbagai literatur dan serat, ia disebut sebagai leluhur sekaligus perintis berdirinya Kerajaan Mataram yang didirikan Panembahan Senopati ing Ngalaga atau Raden Danang Sutawijaya.

Dewi Roro Kasihan ternyata juga cucu Bhre Kertabhumi, raja Kerajaan Keling yang menjadi negara bagian Majapahit Raya. Bhre Kertabhumi juga menjadi raja Majapahit pamungkas (terakhir), sebelum kerajaan bercorak Siwa-Buddha (Hindu-Buddha) itu berhasil diluluhlantakkan Panembahan Demak, yaitu pangeran Jin Bun (Raden Patah), putranya sendiri dari istri selir, Siu Ban Ci.

Setelah dinobatkan sebagai Raja Majapahit Raya, Bhre Kertabumi mendapatkan gelar Brawijaya. Dari istri selir bernama Dewi Bondrit Cemara atau Dewi Wandhan Kuning, Kertabhumi memperoleh putra bernama Bondan Kejawan.

Bondan Kejawan inilah ayah dari Dewi Roro Kasihan atau Nyi Ageng Ngerang. Sementara dari istri paramesywari (permaisuri), Kertabhumi menurunkan trah Pengging yang kemudian menurunkan Joko Tingkir, pendiri dan penguasa Pajang dengan gelaran Raden Hadiwijaya.

Kembali ke Bondan Kejawan, ayah Nyi Ageng Ngerang, ia lebih memilih untuk berdiam diri di kawasan pedalaman Pakuwon Tarub dan ditempa oleh seorang tokoh bernama Ki Ageng Tarub.

Setelah dirasa cukup umur, Bondan Kejawan lantas dinikahkan dengan putri Ki Ageng Tarub (Joko Tarub) bernama Dewi Retno Nawangsih. Istri Ki Ageng Tarub sendiri bernama Dewi Nawang Wulan, seorang putri dari Parahyangan (Sunda).

Namun karena suatu hal (akan diulas direktoripati.com dalam edisi khusus), Dewi Nawang Wulan dikenal bidadari dari kahyangan, yang sebetulnya dari Tanah Sunda-Pajajaran yang dulu dikenal negeri Parahyangan.

Jadi, Joko Tarub dan Dewi Nawang Wulan adalah kakek-nenek Nyi Ageng Ngerang dari pihak ibu (Nawangsih), sedangkan Prabhu Brawijaya Raja Majapahit pamungkas dan Dewi Wandhan Kuning adalah kakek-nenek Nyi Ageng Ngerang dari pihak ayah (Bondan Kejawan).

Nyi Ageng Ngerang memiliki saudara Ki Ageng Wonosobo dan Ki Ageng Getas Pendawa. Dari Nyi Ageng Ngerang lahirlah sosok-sosok berpengaruh di Tanah Jawa, seperti Ki Ageng Penjawi dan Wasis Joyo Kusumo, hingga raja-raja Jawa seperti Raden Mas Jolang dan Sultan Agung.

Semasa kecil, Nyi Ageng Ngerang ditempa oleh ayah dan kakeknya dengan ajaran Islam Kejawen, yaitu ajaran nilai Islam hakikat yang luhur dengan tidak meninggalkan tradisi dan budaya Jawa.

Ayahnya dididik langsung oleh Kangjeng Susuhunan ing Kalijaga (Sunan Kalijaga) yang masih kerabat sekaligus sahabat karib kakeknya, Raden Kertabhumi, Raja Majapahit pamungkas. Dengan demikian, Nyi Ageng Ngerang juga tidak lepas dari pengajaran dari seorang guru agung yang namanya disegani di seluruh pelosok Nusantara, Sunan Kalijaga.

Nyi Ageng Ngerang bersama suaminya, Ki Ageng Ngerang lantas menyebarkan agama Islam dan merupakan waliyullah yang dihormati tokoh-tokoh penguasa Jawa. Penembahan Muria (Sunan Muria), putra Sunan Kalijaga yang dikenal sebagai anggota dewan Wali Sangha (Walisongo) pernah nyantri dan berguru kepadanya. (*)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional