Menguak Ritual Malam Satu Suro di Gua Wareh Pati

Menguak Ritual Malam Satu Suro di Gua Wareh Pati Jawa Tengah

Direktoripati.com – Gua Wareh yang terletak di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah selain menjadi destinasi wisata ternyata juga digunakan untuk ritual mistis.

Hal itu diungkapkan Mbah Supinah, penduduk setempat. Puncak ritual klenik biasanya dilakukan pada malam satu Suro.

Tidak hanya dari Pati, pengunjung yang melakukan ritual biasanya datang dari berbagai daerah, dari Kudus, Demak, Purwodadi, hingga Solo.

Ritual yang dilakukan pun bermacam-macam. Salah satunya mandi tengah malam, mengambil air dari sumber goa, dan semedi atau bertapa.

Mbah Supinah sendiri mengaku pernah ke sana untuk mencari ketenangan batin.

Tempat itu disebut sangat cocok untuk menenangkan diri dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Namun, tradisi orang Jawa masih kental dan melekat saat beberapa orang melakoni ritual di sana.

Salah satu kebiasaanya, misalnya membakar menyan atau dupa, membawa bunga kembang telon, ketan hitam dan pucuk pisang emas.

Dalam sejarah tutur, Gua Wareh tidak lepas dari kisah tokoh pewayangan bernama Semar.

Manusia setengah dewa itu dipercaya pernah mandi di sumber mata air Goa Wareh.

BACA:
Kisah Semar Mandi di 7 Sumber Mata Air Pegunungan Kendeng Jawa Tengah

Karena itu, gua ini selain menjadi tempat wisata di Pati selatan dan airnya dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup masyarakat, juga sering digunakan untuk ritual.

Bagi sebagian orang, ritual di Goa Wareh bisa untuk mencari jodoh, rejeki, olah kanuragan, hingga pengasihan untuk memikat laki-laki atau gadis pujaan hati. Namun, kepercayaan itu tentu kembali kepada setiap individu masing-masing.

Satu Suro adalah hari pertama dalam kalender Jawa atau tahun baru umat Islam karena bertepatan dengan tanggal 1 Muharram.

Di Kabupaten Pati, banyak tradisi yang dilakukan untuk menyambut tahun barunya orang Jawa dan Islam tersebut.

Berendam air atau kungkum di sumber mata air goa, sungai, dan sendang sudah menjadi tradisi yang biasa dilakukan pada malam Satu Suro. (*)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel