Ratu Kidul Ternyata Seorang Putri dari Pati, Ini Penjelasannya

Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul

RATU Laut Kidul yang dalam dunia mitologi dan spiritualis Jawa dikenal sebagai penguasa samudera selatan ternyata seorang putri dari Kadipaten Pati, Jawa Tengah.

Penjelasan itu dikemukakan seorang pemerhati sejarah dari Pati, Sugiyono. Analisa ini mungkin terkesan tidak masuk akal dan mengada-ada, tapi dari perspektif sejarah sangat logis.

Lalu, siapa putri dari Pati yang disebut-sebut sebagai Ratu Kidul? Dia adalah Waskita Jawi, putri Ki Ageng Penjawi.

Ki Ageng Penjawi adalah tokoh sentral Kadipaten Pati yang eksis sekitar abad ke-16 atau tahun 1500 an.

Dia dikenal sebagai Andum Jawi dengan nama asli Usman Nurul Yaqien, penguasa Pati yang mewarisi trah Ngerang, keturunan Nyai Ageng Ngerang (makamnya di Desa Tambakromo), juga masih ada darah dari Majapahit.

Penjawi memiliki dua anak, Waskita Jawi dan Wasis Kusumo (dikenal Wasis Jayakusuma). Waskita Jawi diperistri oleh Raden Sutowijoyo bergelar Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram (sekarang Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Surakarta).

Saat Mataram ingin melakukan ekspansi perluasan wilayah, Madiun (Jawa Timur) akan ditaklukkan. Lantaran pasukan Mataram masih lemah, pasukan dari Kadipaten Pati yang berangkat dan berhasil menaklukkan Madiun.

Peristiwa ini terjadi saat Pati dan Mataram belum terlibat perang saudara. Kekalahan Madiun membuat Rano Kadiri sebagai putri boyong dari Kediri dan Sutowijoyo menjadikannya sebagai permaisuri.

Akibatnya, posisi Waskita Jawi yang semula menjadi permaisuri digeser. Putri dari Kadipaten Pati itu lengser dari posisi permaisuri.

"Sesudahnya, Waskito Jawi menyendiri menempati keraton kulon, tapi entah kenapa orang Jogja mengatakan keraton kidul. Mungkin penyebabnya bingung arah," kata Sugiyono kepada direktoripati.com, Minggu (20/8).

Apa yang dilakukan Waskita Jawi di keraton kidul? Dia menjalani hidup dengan tawajuh, mendekatkan diri kepada-Nya.

Dia menjalani laku bersih dan religius sehingga memiliki karomah seperti waliyullah. Berita karomah Waskito Jawi menyebar di kalangan keraton dan rakyat.

"Saya tidak heran kalau putri Andum Jawi itu memiliki karomah seperti wali, karena memang leluhurnya seperti itu. Wajar karena dia cucu Ngerang," tuturnya.

Setelah berita karomah Waskita Jawi menyebar, muncul istilah "Kanjeng Ratu Kidul".

Namun, seiring berjalannya waktu, istilah itu semakin bias dan rakyat mendistorsi menjadi ratu kidul sebagai penguasa bangsa jin yang menguasai samudera selatan.

"Terlebih, setelah beredarnya lukisan karya Basuki Abdullah," tambahnya. (*)

7 Responses to "Ratu Kidul Ternyata Seorang Putri dari Pati, Ini Penjelasannya"

  1. Ini orang gila mana lagi yang memberi kesimpulan seperti ini..... Sesekali otaknya perlu diserviske ben Waras.

    ReplyDelete
  2. Ratu kidul ada 5 bro jgn ngawur..ratu kidul yg mana emg kamu tw yg mn yang asli
    . Sng kRATUneng ratu...

    ReplyDelete
  3. Ratu kidul iku enk 5 cuy. Tp sng ratu Ning ratu iku 1... z iku Dewi ayu Sekar jagad..kyk nyai Roro kidul,Blorong,samaran,dewoto Cengkareng iku z ratu kidul.. tp anak angkat.e Kabeh

    ReplyDelete
  4. Hanya orang bodoh karena tidak faham sejarah nusantara Lebih2 babad Jawa yv tidak faham kesimpulan ini. Memang begitulah kenyataan historisnya bahwa Ratu Kidul (permaisuri di kraton Kidul) adalah istri Panembahan Senopati tp disalahpahami sbg ratu alam gaib.

    ReplyDelete
  5. Kemudian memiliki 3 putri yg bernama Roro Lor, Roro wetan & Roro Kulon. Dan punya mantu bernama Po Roro... Demikian akhir kisahnya. Tidak percaya boleh, percaya bego

    ReplyDelete
  6. memang sebenarnya ratu kidul adlah putri dr sugiono wijoyo diningrat

    ReplyDelete
  7. podo ra retine ra sah ribut..mending meneng wae.

    ReplyDelete