Inilah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pati 2017 dan Penjelasannya

Upah minimum kabupaten/kota (UMK) Pati 2017 adalah Rp 1.420.000.

Besaran upah kerja untuk buruh atau karyawan yang dulu bernama upah minimum regional (UMR) ini sudah disepakati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui SK Nomor 560/50 Tahun 2016 tertanggal 21 November 2016.

Nilai tersebut mengalami kenaikan 8,25 persen dari UMK Pati yang sebelumnya Rp 1.310.000. Jadi, dari tahun 2016 ke 2017, UMR di Pati mengalami kenaikan Rp 110.500.

Besaran UMK Pati 2017 tersebut masih dianggap kecil jika dibandingkan dengan UMK di kabupaten atau kota lainnya di Jawa Tengah. Di tingkat karesidenan, Pati masih sedikit unggul dengan Kabupaten Rembang yang hanya Rp 1.408.000.

Sedangkan kabupaten tetangga, seperti Jepara sudah mencapai Rp 1.600.000 dan Kudus mencapai angka yang sangat fantastis, yaitu Rp 1.740.000. Adapun UMK tertinggi di Jateng adalah Kota Semarang yang mencapai Rp 2.125.000.

Di tengah sektor industri yang mulai menggeliat di Kabupaten Pati, para pengusaha diharapkan bisa memberikan gaji kepada karyawan atau buruh sesuai dengan UMK.

Upah minimum yang dimaksud adalah upah bulanan terendah, terdiri dari upah pokok, termasuk tunjangan tetap, berlaku untuk buruh atau pekerja dengan tingkat paling rendah, dengan masa kerja kurang dari setahun.

Bagaimana yang sudah kerja lebih dari setahun? Hal itu ditetapkan sesuai dengan kesepakatan pekerja atau serikat pekerja buruh dengan pengusaha dengan menimbang produktivitas, serta kemampuan perusahaan. (*)
Upah Minimum Kabupaten Kota UMK
Ilustrasi gajian kerja. Foto: Liputan6.com

0 Response to "Inilah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pati 2017 dan Penjelasannya"

Post a Comment