Putusan PTTUN Soal Pabrik Indocement di Pati Pengaruhi Iklim Investasi di Indonesia

Direktoripati.com – Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya soal pendirian pabrik Indocement di Pati diakui bakal mempengaruhi iklam investasi di Indonesia. Hal itu dikatakan kuasa hukum PT Indocement, Abdul Hakim Garuda Nusantara, Jumat (10/6).

"Kami mengingatkan, PTTUN Surabaya bisa memutuskan kasus investasi industri semen nasional di Kabupaten Pati yang adil buat masyarakat dan investor. Sebab, yang dipertaruhkan adalah hak asasi rakyat atas kemajuan ekonomi dan eksistensi aturan investasi yang sudah baku dijalankan," kata Abdul.

Bahkan, aktivis hak asasi manusia (HAM) ini menilai, kualitas putusan hakim PTTUN akan mempengaruhi peluang antara keberhasilan dan kegagalan rencana pembangunan infrastruktur Indonesia yang tengah dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Abdul Hakim Garuda Nusantara (kanan) dan Agus Dwiwarsono mewakili Yusril Ihza Mahendra Law Firm

Karena itu, ia menilai bila putusan yang bersifat parsial dari hakim PTUN Semarang harus diperbaiki hakim PTTUN Surabaya. Pasalnya, pengabaian terhadap aturan hukum investasi bakal menyebabkan iklim investasi di Pati dan nasional semakin buruk. Padahal, setiap warga negara punya hak untuk memperoleh kemajuan dari segi ekonomi.

Dari sisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Abdul Hakim memastikan jika Amdal dari PT Indocement sebagai investor sudah disusun sesuai dengan aturan hukum, keilmuan, fakta-fakta di lapangan. Dalam penyusunan Amdal, pemerintah dan sejumlah ahli multidisipliner sudah banyak melibatkan diskusi, penelitian, sosialisasi, hingga konsultasi publik dengan proses yang cukup panjang.

"Pemerintah dan sidang Amdal menghabiskan waktu empat tahun untuk menyusun Amdal. Setelah melalui proses panjang itu, akhirnya izin lingkungan diterbitkan Bupati Pati," ungkap Abdul.

Tak hanya itu, penerbitan Keputusan Bupati Pati Nomor 660.1/4767 Tahun 2014 diakui tidak ada pelanggaran tata ruang. Begitu pula dengan keterwakilan masyarakat dalam Keputusan Izin Lingkungan Pembangunan Pabrik Semen, serta Penambangan Batu Gamping dan Batu Lempung di Kabupaten Pati.

Yang ada, lanjutnya, judex factie PTUN Semarang kurang mengerti peraturan tata ruang yang ada di Indonesia dan alam wilayah pertambangan, serta peraturan tentang keterwakilan warga. Bahkan, peraturan tata ruang wilayah pertambangan di Kabupaten Pati sudah diamanatkan dari Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah (Perda) Pati. (AGR/*)

0 Response to "Putusan PTTUN Soal Pabrik Indocement di Pati Pengaruhi Iklim Investasi di Indonesia"

Post a Comment