Alasan Istri Gus Dur Sinta Nuriyah Sahur Bareng di Desa Prawoto Pati

Direktoripati.com – Istri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah berkunjung ke Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Minggu (19/6) dini hari.

Kedatangan Shinta di Bumi Telon Pati, Kudus dan Purwodadi tersebut untuk menggelar sahur bersama penduduk setempat. Lebih dari itu, kedatangan Sinta Nuriyah disebut untuk menyosialisasikan jejak-jejak bersejarah yang ada di Desa Prawoto kepada masyarakat luas.

Pasalnya, Desa Prawoto diduga menyimpan misteri yang menjadi saksi bisu kebesaran peradaban Islam di Nusantara pada masa kejayaan Demak Bintoro.

Istri Gus Dur Sinta Nuriyah

Sekitar tahun 1546, kampung yang berada di ujung Pati bagian selatan dengan letak geografis di perbukitan Pegunungan Kendeng tersebut ditengarai menjadi Istana Kerajaan/Kasultanan Demak pada masa pemerintahan Raden Bagus Mukmin (ejaan China, Muk Ming).

Mediator Masyarakat Prawoto dan Keluarga Ciganjur, Triyono kepada Direktoripati.com mengatakan, ada sejumlah alasan Ibu Negara ke-4 Shinta Nuriyah mengadakan sahur bersama dengan warga di Prawoto.

Pertama, untuk meneguhkan jalinan silaturahim antarasesama Muslim dan bangsa Indonesia. Kedua, melakukan pendidikan nasionalisme bagi anak muda sebagai generasi penerus bangsa.

Ketiga, mengenalkan kebudayaan luhur yang hidup di Desa Prawoto kepada masyarakat luas. Keempat, memberikan sosialisasi jejak bersejarah di Desa Prawoto.

Kelima, kunjungan pribadi keluarga Ciganjur sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Prawoto selaku pemangku adat dan pewaris jejak kebesaran Nusantara pada masa lalu.

"Sudah banyak yang mengadakan buka bersama selama bulan suci Ramadhan. Buka bersama mengajak kita untuk membatalkan puasa, sedangkan sahur bersama mengajak kita untuk melakukan puasa. Itulah kenapa saya ingin mengajak saudara untuk sahur bersama," ujar Shinta.

Kedatangan istri Gus Dur yang dikawal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tersebut benar-benar disambut warga dengan antusias. Sebelum bertandang ke Prawoto, Sinta juga mengadakan sahur bersama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane, Semarang. Ia sahur bersama dengan narapidana. (*)

0 Response to "Alasan Istri Gus Dur Sinta Nuriyah Sahur Bareng di Desa Prawoto Pati"

Post a Comment