Peduli Tradisi dan Kearifan Lokal, Indocement Dukung Kirab Budaya Ki Bagus Kuncung

Direktoripati.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk melalui anak perusahaannya, PT Sahabat Mulia Sakti (SMS) memiliki komitmen untuk mendukung tradisi dan kearifan lokal. Hal itu dibuktikan dengan kepeduliannya pada acara kirab budaya haul Ki Bagus Kuncung di Dukuh Jabung, Desa Jatiroto, Kecamatan Kayen, Pati, Jumat (8/4).

Agenda tahunan itu digelar pada awal bulan Rajab penanggalan Jawa sebagai wujud syukur masyarakat desa untuk mendoakan leluhur dan kelestarian alam. Kirab budaya sendiri digelar dari Dukuh Simo menuju Makam Ki Bagus Kuncung yang dikenal dengan Haji Mataram, putra Kyai Ageng Pemanahan, kerabat Kanjeng Sunan Kalijaga.

Warga juga tampak antusias mengikuti ritual tabur bunga ke sungai yang melintas di desa tersebut dari atas jembatan. Suasana semakin semarak ketika Putri Kasunanan Surakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari hadir dalam haul tokoh dari Mataram tersebut.

Direktur Utama PT Sahabat Mulia Sakti, Budiono Hendranata dalam siaran pers yang diterima Direktoripati.com mengatakan, pihaknya berupaya untuk peduli, menjaga, dan melestarikan tradisi, budaya dan kearifan lokal (local wisdom) masyarakat Pati yang diwujudkan dalam pelaksanaan sedekah desa, kirab, dan haul Ki Bagus Kuncung.

"Dengan kegiatan ini, kita bisa memetik nilai luhur akan pentingnya wujud syukur, penghormatan kepada leluhur, serta pentingnya menjaga keseimbangan dan pelestarian alam," ujar Budiono.

Foto Kirab Budaya Sedekah Bumi Dukuh Jabung Desa Jatiroto Kayen Pati

Komitmen kuat memberdayakan masyarakat
PT Indocement melalui PT Sahabat Mulia Sakti memang punya komitmen kuat untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dengan menjalankan lima program CSR, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya, serta keamanan dengan pengembangan program secara berkelanjutan (sustainable development program).

Selain itu, perusahaan juga punya perhatian khusus dalam melestarikan lingkungan hidup dan menjaga keanekaragaman hayati.

Di bidang sosial budaya, Indocement mempelopori pembangunan rumah budaya di Cirebon, Jawa Barat. Tujuannya, tak lain supaya masyarakat pecinta seni bisa meluapkan kreativitas. Pun, "kawula muda" bisa mengembangkan bakat seninya. Lebih dari itu, masyarakat umum dan wisatawan bisa mengenal kesenian dan kebudayaan Cirebon.

Program bidang pendidikan dan kesehatan, Indocement mewujudkannya dengan memberikan bantuan infrastruktur dan renovasi sekolah, program anak asuh, pelatihan “7 Habits” untuk para guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kecamatan Tambakromo, Pati.

Tak sampai di situ, program pendidikan juga dilakukan dengan membangun sarana air bersih untuk membantu masalah kekeringan yang sering terjadi saat musim kemarau berkepanjangan datang.

Semua itu diharapkan bisa meningkatkan mutu kehidupan, sekaligus merancang kelayakan sosial bersama masyarakat agar tercipta peningkatan kesejahteraan demi tercapai kemandirian.

Aksi nyata Indocement bantu masyarakat
Kepedulian Indocement pada kehidupan masyarakat tak hanya pepesan kosong belaka. Pasalnya, perusahaan acapkali melakukan beragam aksi nyata untuk turun langsung memberikan pelatihan, pemberdayaan, hingga bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu contoh, perusahaan memberi bantuan kepada korban bencana alam banjir di Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Bogor dan bencana alam tanah longsor di Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor pada Maret (19/3) lalu. Bantuan yang diberikan, antara lain berupa sembako, pengobatan gratis dan perbaikan infrastruktur.

"Kami prihatin atas bencana yang mengakibatkan warga Lulut dan Kelurahan Puspanegara, Citeureup kehilangan tempat tinggal. Kami berharap, bantuan tersebut bisa mencegah tanah longsor dan banjir di lokasi yang sama," kata Direktur Eksekutif Indocement, Kuky Permana.

Pihaknya juga mengedukasi warga untuk melakukan pengelolaan sampah dan pemanfaatan air sebagai bentuk antisipasi bencana alam di masa depan. (*/red)

0 Response to "Peduli Tradisi dan Kearifan Lokal, Indocement Dukung Kirab Budaya Ki Bagus Kuncung"

Post a Comment