Inilah Alasan Kabupaten Pati Sering Masuk TV Nasional

Direktoripati.com - Dalam beberapa waktu terakhir, Kabupaten Pati yang merupakan daerah kecil di wilayah pantura timur Jawa Tengah ini acapkali masuk TV nasional, mulai dari program kuliner, budaya, hingga berita-berita peristiwa.

Pertanyaan ini semula muncul dari pembaca setia Direktoripati.com, "Kenapa ya sekarang Pati tercinta sering sekali masuk di layar televisi, terutama tayangan berita? Mohon jawabannya," pesan seorang netizen kepada Direktori Pati melalui akun facebook.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Direktoripati.com bertemu dengan Udin Ali Nani yang merupakan wartawan atau kontributor Metro TV wilayah Karesidenan Pati (Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora). Berikut kutipannya:

kabupaten pati masuk tv nasional rcti metro tv tv one trans sctv global

Kenapa media televisi nasional tertarik menayangkan pemberitaan di Pati?
Kabupaten Pati itu pusat karesidenan. Banyak hal yang bisa dieksplorasi dari Pati, mulai dari budaya, kuliner, adat istiadat yang masih dijunjung tinggi, dan setahu saya Pati itu negeri kecil yang plural. Artinya, bisa menjadi percontohan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Ada alasan lain?
Ada. Yang jelas, kualitas berita sangat menentukan apakah berita itu layak tayang atau tidak. Kalau Pati sering masuk TV nasional, itu artinya sajian berita dari sebuah peristiwa yang ada di Pati benar-benar berkualitas dan layak disuguhkan kepada pemirsa televisi di Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, banyak peristiwa di Pati yang masuk televisi nasional seperti Metro TV, TV One, MNC Group (RCTI, Global, Inews), SCTV, Trans dan Trans 7. Misalnya, berita demam berdarah dengue (DBD), demo protes penertiban karaoke, banjir bandang, puting beliung dan longsor di wilayah Pati Kota dan Pati wilayah selatan, hingga blokade pantura terkait dengan pabrik semen.

Di bidang kreativitas, sudah banyak sekali yang masuk TV nasional seperti pemanfaatan batok kelapa menjadi kerajinan unik, pemanfaatan limbah pelepah pisang jadi kerajinan menarik, kelapa kopyor, hingga berita pertanian, kekeringan, budaya (meron dan gunungan Nyai Ageng Ngerang), dan masih banyak lagi lainnya.

Bahkan, Trans TV secara eksklusif dengan program "Ikon Kuliner Nusantara" baru saja menayangkan kuliner Petis Runting khas Pati dengan proses syuting di Desa Tambahsari, Pati dan Mangut Ndas Manyung di Desa Ketitang Wetan, Batangan. (*)

0 Response to "Inilah Alasan Kabupaten Pati Sering Masuk TV Nasional"

Post a Comment