Kabupaten Pati Pro Investasi atau Tidak? Ini Jawabannya!

Direktoripati.com - Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pati gencar mengkampanyekan Kota Bumi Mina Tani ini sebagai daerah yang pro terhadap investasi. Benarkah investasi di Pati benar-benar menjanjikan? Berikut jawabannya!

Pusat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Direktoripati.com mencoba untuk mengumpulkan data di meja redaksi yang selanjutkan dikaji, diteliti dan dianalisa secara seksama.

Dari hasil riset yang dilakukan, Litbang Direktoripati.com akhirnya membuat satu pernyataan bahwa investasi di Kabupaten Pati memang menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Ada sejumlah alasan kenapa Kota Pensiunan ini dinilai sebagai kota pro investasi.

investasi di Kabupaten Pati Jawa Tengah

Industri di Juwana
Juwana adalah kecamatan kecil di bagian timur Pati sebelum Batangan yang dilirik banyak investor. Daerah ini mampu menunjukkan perkembangan ekonomi yang sangat pesat.

Ada dua industri yang membuat kecamatan ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Pertama, industri kuningan. Meski sempat digoyang isu gulung tikar lantaran rupiah melemah, tetapi industri logam ini masih terus menjanjikan dan menjadi salah satu pilar penyangga ekonomi di Juwana.

Kedua, industri ikan. Sudah menjadi rahasia umum, bisnis perikanan di Juwana menjadi satu kekuatan ekonomi paling besar. Litbang Direktoripati.com menyebut perikanan di Juwana sebagai "raksasa ekonomi"-nya Kabupaten Pati.

Hotel berbintang
Ada tiga hotel berbintang di Pati, yaitu The Safin Hotel, New Merdeka dan Gitrary Perdana. Selain ketiga hotel itu, sedikitnya ada 41 hotel yang berdiri di kota kecil berjuluk "Seribu Paranormal" ini.

Owner Safin Hotel Saiful Arifin kepada Direktoripati.com mengatakan, salah satu yang membuatnya optimis dan yakin berinvestasi di Pati, di antaranya keberadaan industri ikan di Juwana yang sangat pesat.

"Kami sangat yakin bisa mengembangkan bisnis hotel di Pati. Salah satu alasan kami, antara lain pesatnya perkembangan industri ikan di Juwana," tuturnya.

Pabrik semen
Meski belum berdiri, rencana pendirian pabrik semen di kawasan Pati bagian selatan, yakni Pegunungan Kendeng menjadi sorotan publik. Banyak yang menilai, pabrik semen di wilayah itu akan semakin mendongkrak iklim investasi di Kabupaten Pati.

Namun, banyak kalangan yang menilai juga, pendirian pabrik semen juga harus diimbangi dengan pendampingan terhadap ribuan warga yang dipastikan mengalami pergeseran sosial dan budaya dari pertanian menjadi industri. Ini tugas berat! Keselamatan lingkungan di daerah tersebut menjadi isu utama penolakan pabrik semen oleh sejumlah masyarakat.

Pertokoan
Dalam beberapa tahun terakhir, pusat perbelanjaan dan pertokoan di Pati benar-benar menjamur. Mulai dari toko-toko yang ada di ruko hingga Indomaret dan Alfamart.

Saat ini, beberapa investor juga melirik Pati untuk dijadikan pusat perbelanjaan besar sekelas "Hypermart", setelah dua shopping center seperti Luwes dan ADA mendominasi pasar modern di Pati.

Setelah Kabupaten Kudus digadang-gadang sebagai kota pro investasi dan telah lama menjadi daerah kecil paling maju di Jawa Tengah, kini seperti Kabupaten Pati begitu seksi di mata investor. Mungkinkah Pati menjadi rebutan para investor?

0 Response to "Kabupaten Pati Pro Investasi atau Tidak? Ini Jawabannya!"

Post a Comment