Ini Rahasia Bupati Pati Enggan Temui Demonstran Antipabrik Semen

Aksi demo yang memblokir jalan pantura Pati pada Kamis (23/7/2015) lalu memang menjadi insiden tragis bagi warga Pati. Lebih dari 5 jam jalur pantura yang menjadi akses utama jalan nasional diblokade tanpa ampun. Satu tuntutannya: Kami ingin bertemu Bupati Pati Haryanto!

Ulasan khusus tragedi blokade jalur pantura oleh Aliansi Masyarakat Pati Selatan pada Kamis, 23 Juli 2015. -- by Redaksi Direktoripati.com.

Madris, koordinator lapangan dalam aksi blokade pantura mengatakan, demonstrasi akan terus digelar jika pihaknya tidak diberi kesempatan bertemu Bupati. Bahkan, ia berjanji akan menggelar aksi unjuk rasa yang lebih ekstrem lagi.

Hal tersebut disampaikan Madris di depan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho HP, dan Dandim 0718 Pati Letkol Inf Hery Setiyono saat menggelar konsolidasi di tengah kerumunan massa demo.

demo pabrik semen blokir jalan pantura pati

Menurut catatan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Redaksi Direktoripati.com, demonstrasi tolak pabrik semen dalam beberapa bulan terakhir menuntut agar Bupati Pati Haryanto mau menemui mereka. Sayangnya, Bupati tidak mau memenuhi permintaan tersebut.

Bupati enggan bertemu dengan demonstran. Sebelum tragedi blokade jalur pantura, Gunarti dalam aksi demonya juga mengaku kesal dengan sikap bupati yang tak mau menemui mereka.

Lantas, apa yang menyebabkan bupati tidak mau menemui para demonstran yang menolak pabrik semen? Pasalnya, akar masalah dan sebab warga di pegunungan Kendeng menggelar unjuk rasa berkali-kali menyangkut soal audiensi dengan bupati.

Alasan bupati enggan temui demonstan
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, reporter Direktoripati.com melayangkan pertanyaan khusus kepada Bupati Pati saat menggelar konferensi pers pada Jumat (24/7/2015) kemarin.

  • Direktori Pati: Apa alasannya, Anda tidak mau menemui para demonstran berkali-kali?
  • Bupati: Sudah saya bilang, jawaban saya itu sama seperti dulu. Tidak bisa mencabut izin pendirian pabrik semen. Saya memberikan izin itu berdasarkan sidang komisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), bukan semau saya sendiri. Kalau saya cabut izin itu, justru saya berlawanan dengan hukum.
  • Direktori Pati: Lantas, solusinya?
  • Bupati: Kita hormati hukum yang ada. Warga yang menolak pendirian semen sudah melayangkan gugatan ke PTUN dan saat ini ditangani PTUN. Jadi, kita hormati hukum dan serahkan kepada PTUN. Kami akan ikuti hasil dari PTUN nantinya.


Sementara itu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pati mengklaim sudah melaksanakan prosedur yang benar dan disusun dalam kurun waktu yang cukup lama.

Demikian alasan dan rahasia kenapa Bupati Pati Haryanto tidak mau menemui demonstran yang dirangkum redaksi Direktoripati.com dan disajikan dalam bentuk liputan khusus untuk warga Pati.

0 Response to "Ini Rahasia Bupati Pati Enggan Temui Demonstran Antipabrik Semen"

Post a Comment