Cerita Gadis Salon yang Malang [Kisah Nyata]

Cerita Gadis Salon yang Malang Kisah Nyata
Cerita gadis salon yang malang, sebuah kisah nyata dengan format cerita pendek (cerpen) ini dibuat untuk memberikan pengalaman kepada setiap perempuan atau wanita agar berhati-hati dan waspada saat melamar pekerjaan sebagai capster atau karyawan salon, baik salon kecantikan maupun spa.

Cerita pendek (cerpen) kisah nyata gadis salon ini juga menjadi salah satu cara atau tips bekerja di salon yang rentan disalahgunakan pemilik salon untuk kepentingan bisnis plus-plus. Masalahnya, tidak semua karyawan atau pelamar kerja salon itu punya itikad plus-plus, tetapi ada juga yang berniat baik untuk bekerja.

Kisah nyata gadis salon ini dibuat redaksi Direktoripati.com, setelah ada laporan dari salah seorang tetangga korban yang prihatin terhadap seorang gadis (sebut saja Bunga Melati) yang berniat melamar kerja di salah satu salon yang ada di Kabupaten Pati Jawa Tengah, ternyata mendapat perlakuan yang tidak senonoh dari pengelola salon.

Berhubung keluarga korban tidak mau peristiwa tersebut dijadikan bahan berita, akhirnya redaksi Direktoripati.com membuat cerita pendek (cerpen) yang berisi tentang fakta dan kejadian nyata dengan semua nama yang disamarkan.

Bunga melati melamar kerja
Saat itu, Bunga Melati melamar pekerjaan di salah satu salon sebagai seorang capster. Lamaran diterima dan ia siap untuk bekerja.

Sesampainya di tempat kerja, Bunga Melati justru membuat perlakuan yang tidak senonoh dari pemilik salon. Bahkan, ada oknum polisi yang ikut memperlakukan Bunga Melati dengan tidak sepantasnya.

Bunga Melati juga dipaksa untuk melayani pria hidung belang. Padahal, Bunga Melati masih perawan dan masa depannya masih panjang.

Kegembiraan lantaran diterima bekerja di salon berubah drastis menjadi malapetaka bagi Bunga Melati. Perasaan cemas, takut, sedih, murka, dan benci bercampur menjadi satu.

Dengan kondisi yang menakutkan, keperawanan Bunga Melati akhirnya terenggut di salon tersebut. Bunga Melati menangis sejadi-jadinya.

Lantaran dinilai merepotkan pihak salon, Bunga Melati akhirnya diantarkan pulang oknum polisi di rumahnya. "Kamu ini merepotkan saja! Kamu itu harusnya tahu bekerja di salon itu seperti apa? Bukan seperti ini caranya!" kata oknum polisi kepada Bunga Melati di depan rumahnya.

Seketika, oknum polisi meninggalkan Bunga Melati begitu saja. Sementara itu, Bunga Melati masih tidak percaya dengan peristiwa yang menimpanya.

"Biarlah cerita dan kisah sedih ini saya yang tahu. Jangan diberitakan. Itu aib bagi saya yang harus disembunyikan. Masa depan saya masih panjang," ujar Bunga Melati.

Bunga Melati juga berpesan kepada setiap wanita atau perempuan, terutama gadis untuk berhati-hati melamar kerja di salon, baik salon kecantikan maupun spa. Memang, tidak semua salon menawarkan bisnis plus2.

Namun, alangkah baiknya jika para wanita yang ingin bekerja di salon waspada. Cermati kontrak kerja dan mintalah antar orangtua atau saudara saat pertama kali kerja.

Kalau perlu, libatkan orangtua agar berkomunikasi dengan pengusaha salon agar terjalin hubungan kerja yang sehat, terbuka, dan transparan.

Kalau tidak begitu, bisa jadi pengusaha salon nakal yang menjadikan perempuan sebagai obyek bisnis empuk menjadikan pelamar kerja seperti kisah nyata dari Bunga Melati. Stop eksploitasi wanita tak berdosa!

Baca cerita lainnya: Niat Cari Jodoh, Keperawananku Direnggut Pacarku (Sebuah Kisah Nyata)

Demikian cerita gadis salon Bunga Melati yang diambil kisah nyata agar menjadi pembelajaran bagi para wanita. Kisah ini juga bisa menjadi tips melamar kerja di salon kecantikan dan spa agar aman.

0 Response to "Cerita Gadis Salon yang Malang [Kisah Nyata]"

Post a Comment