Ini Alasan Izin Nanggap Dangdut di Pati Dipersulit

Nanggap dangdut saat Lebaran menjadi salah satu kebiasaan warga Pati. Namun, saat ini izin untuk nanggap hiburan musik dangdut di Pati dipersulit. Apa alasannya? Berikut jawabannya.

Pertanyaan ini muncul saat salah seorang warga Pati yang mengaku dipersulit, bahkan tidak diizinkan untuk nanggap acara hiburan musik dangdut pada tanggal 25 Juli 2015.

"Kepada Direktoripati.com, saya mau tanya. Ijin hiburan dangdut pati kok dipersulit, bahkan tidak dapat ijin itu sebenarnya bagaimana? Tidak dapat izin dari Polsek Winong," ujarnya kepada redaksi Direktoripati.com, Senin (13/7/2015) di akun Facebook Direktori Pati.

Cara Izin Nanggap Dangdut di Pati Dipersulit
Alasan dangdut tidak diizinkan
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami dari redaksi menyampaikan bahwa Kepolisian Resort (Polres) Pati mengeluarkan edaran larangan bagi warga di seluruh Kabupaten Pati, Jawa Tengah untuk tidak menggelar acara hiburan musik, terutama dangdut selama 14 hari, yakni 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah Hari Raya Idul Fitri.

Jadi, tanggal 25 Juli masih masuk dalam H+7 sesudah Lebaran, sehingga tidak diperbolehkan dan tidak mendapatkan izin dari polisi.

Kebijakan tersebut diberlakukan Polres Pati untuk mengantisipasi adanya konflik, salah satunya tawuran. Kebijakan itu sudah diinstruksikan kepada seluruh Kepolisian Sektor (Polsek) di masing-masing kecamatan di seluruh Pati. Untuk itu, mohon dimaklumi.

Jadi, warga Pati bisa nanggap dangdut lagi, setelah tanggal 25 Juli. Begitu caranya. Itupun, harus kembali berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Baca berita loker: Ini Daftar Lowongan Kerja di Safin Hotel Pati Terbaru 2015

Demikian, jawaban dari kami. Silakan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Salam, redaksi Direktoripati.com.

0 Response to "Ini Alasan Izin Nanggap Dangdut di Pati Dipersulit"

Post a Comment