Polisi Aniaya Bos Karaoke, Divonis 1 Tahun 10 Bulan

Polisi Aniaya Bos Karaoke, Divonis 1 Tahun 10 Bulan
PATI KOTA, Direktoripati.com - Seorang oknum polisi berinisial LH yang terakhir bekerja di Polsek Tlogowungu, Pati divonis penjara 1 tahun 10 bulan, setelah menganiaya bos karaoke Permata, yakni Zainal Musyafak.

LH divonis Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pati Wiyanto, Senin (22/6/2015). Ia bersama dengan dua rekannya, J dan J terbukti menganiaya pemilik karaoke Permata Musyafak hingga menyebabkan dislokasi tulang.

Vonis tersebut lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Prayitno yang menuntut 3 tahun penjara.

Baca berita (news) lainnya: Desa Babalan Kecamatan Gabus Jadi Surga Burung Hantu

Sementara itu, kuasa hukum (lawyer) Musyafak, Vieko Meiska rencananya akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Semarang. "Kami akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi," ujar Vieko saat ditemui reporter Direktoripati.com di PN Pati.

Vieko menambahkan, oknum polisi yang notabene mengerti hukum tapi melakukan tindak pidana, mestinya mendapatkan ganjaran hukuman lebih berat ketimbang warga sipil.

"Dalam logika hukum, penegak hukum yang melakukan kejahatan mestinya mendapatkan hukuman lebih berat, ketimbang warga sipil," imbuhnya.

Puluhan pemandu karaoke kecewa
Di luar persidangan, puluhan pemandu karaoke (PK) yang ikut mengawal persidangan kecewa dengan putusan hakim yang hanya menjatuhkan 1 tahun 10 bulan.

Mereka berharap agar oknum polisi yang memukuli bosnya tersebut diganjar dengan hukuma setimpal.

Baca informasi jeda: Roro Mendut, Tokoh Perempuan Legendaris Asal Pati Jawa Tengah

0 Response to "Polisi Aniaya Bos Karaoke, Divonis 1 Tahun 10 Bulan"

Post a Comment