Hasil Evaluasi Ujian Nasional (UN) Online Dinilai Lebih Efektif

Direktoripati.Com - Berdasarkan hasil evaluasi, ujian nasinal (UN) online yang berlangsung di Kabupaten Pati Jawa Tengah dinilai lebih efektif, ketimbang ujian nasional (UN) berbasis paper based test (PBT).

Kendati hanya diikuti dua sekolah, yaitu SMK Negeri 2 Pati dan SMK Bhina Tunas Bhakti (BTB) Juwana, tetapi mekanisme computer based test (CBT) mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.

Menurut informasi yang dihimpun Direktoripati.Com, Bupati Pati Haryanto, Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, dan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendukung dengan ujian nasional (UN) online atau berbasis computer based test.

Baca juga berita unik dan aneh seputar Pati terkini: Bunga Melati Berbuah Anggur yang Menggemparkan Warga, Fakta atau Rekayasa?

Pasalnya, ujian nasional (UN) online lebih cepat, efisien, aman, dan kecil kemungkinan adanya naskah salinan soal-soal ujian yang bocor. "Tinggal masukkan username dan pasword saja. Kemungkinan terjadi kesalahan sangat sedikit. Karena itu, UN Online dinilai lebih efektif," ujar Abdul Wahab, Proktor Utama UN CBT SMKN 2 Pati.

Sementara itu, Kunarto, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati juga menyatakan hal yang sama: ujian nasional (UN) dinilai lebih efektif, hemat, murah, dan cepat.

"Tahun 2016, 2017, 2018 atau tahun-tahun berikutnya, sekolah di Pati harus bisa mendukung untuk melaksanakan UN Online. Memang biayanya mungkin banyak di awal, tapi dari segi pelaksanaannya sangat murah, cepat, efektif dan efisien," ujar Kunarto kepada Direktoripati.Com, Senin (13/4/2015).

Tak terkecuali orang nomor satu di Pati, Haryanto memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang menyelenggarakan ujian nasional (UN) di Pati, terutama UN Online. "Saya sempat berbicara dengan salah seorang siswa pada jam istirahat. Mereka lebih suka dan senang dengan UN Online karena metode dan mekanismen yang digunakan lebih praktis," ucap Haryanto.

Dari evaluasi, pemantauan dan monitoring Ujian Nasional UN Online yang dilakukan sejumlah pejabat pada hari pertama tersebut, mereka mendukung dengan sistem dan mekanisme UN online ketimbang UN konvensional yang berbasis paper atau kertas.

Meski begitu, satu-satunya hal yang dikhawatirkan dengan UN Online adalah jika terjadi kemungkinan listrik mati atau padam akibat alam, misalnya hujan, petir, guntur, gempa bumi, dan lain sebagainya. Tapi, sebagian besar sekolah sudah siap dengan adanya genset, sehingga evaluasi terhadap UN online tetap dinilai efektif.

0 Response to "Hasil Evaluasi Ujian Nasional (UN) Online Dinilai Lebih Efektif"

Post a Comment