Perayaan Cap Go Meh Menjadi Miniatur Indonesia

Perayaan Cap Go Meh Menjadi Miniatur Indonesia
Juwana, Direktoripati.Com - Kirab budaya untuk memperingati puncak perayaan tahun baru Tionghoa 2566 atau Cap Go Meh bertajuk "Dari Masyarakat Juwana untuk Masyarakat Juwana" di Kecamatan Juwana, berlangsung meriah.

Tak hanya warga Tionghoa, masyarakat Jawa lintas agama juga turut memeriahkan perhelatan akbar Cap Go Meh. "Cah Go Meh merupakan fenomena budaya yang harus dilestarikan bersama tanpa mengenal identitas suku, etnis dan agama," ujar Ketua Panitia Cap Go Meh Juwana Sunardi.

Cap Go Meh di Juwana juga menjadi "miniatur" Indonesia yang bersatu padu dalam simbol kebangsaan. Keberagaman etnis, agama dan kepercayaan melebur dalam satu simpul budaya.

"Ajang Cap Go Meh yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat Juwana menjadi satu oase yang menyegarkan di tengah konflik perbedaan agama dan etnis yang semestinya tidak terjadi. Ini menjadi miniatur Indonesia yang dalam realitasnya beragam, tetapi mesti berpadu dalam Bhinneka Tunggal Eka," pungkasnya.

Dalam perayaan tersebut, ada sejumlah hiburan, antara lain barongsai Arhanud Kodam IV/Diponegoro, marching band, kirab merah putih, barongan tradisional Jawa, Liong Naga, Reog Ponorogo, serta ragam kesenian tradisional khas Jawa.

Baca juga berita terbaru: Lowongan Kerja Wiyata di RSUD, Ternyata Ditipu Rp 90 Juta

Dimulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, warga Juwana tumpah ruah di sepanjang jalan Kota Juwana yang dilewati arak-arakan festival.

0 Response to "Perayaan Cap Go Meh Menjadi Miniatur Indonesia"

Post a Comment