Minat Beli Koran Cetak Kalah Media Online

Minat Beli Koran Cetak Kalah Media Online
Pati Kota, Direktoripati.Com - Minat warga Pati membeli koran cetak menurun drastis dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu penyebabnya, antara lain eksistensi media berbasis online yang menawarkan berita cepat, instan, dan bisa dibaca hanya dalam satu klik. Minat beli koran cetak kalah dengan media online.

Warga lebih suka memilih berita online yang bisa diakses menggunakan gadget atau peranti elektronik, tanpa harus berlangganan atau membeli koran. Meski terkadang tingkat akurasi berita online tak bisa diandalkan, tetapi masyarakat lebih memilih instan.

Hal ini diakui Sugiono, agen penjual koran cetak di Jalan Wahid Hasyim Pati. ”Wah, minat warga membeli koran menurun drastis, tidak seperti dulu. Terlebih, saat ini berita di internet bisa diakses menggunakan berbagai macam peranti elektronik, mulai dari telepon seluler, smartphone, tablet, laptop, hingga PC,” keluhnya kepada Direktoripati.Com.

Sugiono mengaku, penghasilan menjual koran saat ini, hanya cukup digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Berbeda saat dunia maya belum begitu mendominasi, penghasilan dari menjual koran bisa diandalkan. ”Untuk saat ini, bisa makan dari penjualan koran saja sudah syukur,” tuturnya.

Padahal, Sugiyono tak hanya menjual koran, tetapi juga media cetak lainnya. Seperti tabloid dan majalah, baik regional maupun nasional. ”Saya sudah lama menjadi agen penjual koran, majalah, dan tabloid. Tapi, baru-baru ini mengalami kelesuan. Minat beli menurun drastis,” ujar Sugiyo sembari menata surat kabar yang baru saja disetok dari distributor.

Kendati demikian, beberapa orang mengaku lebih suka dengan surat kabar cetak. Pasalnya, referensi berita yang ditawarkan lebih lengkap dan akurat, baik berita politik, hukum, ekonomi, hingga berita bisnis dan asuransi (insurance).


”Koran menyajikan informasi lebih lengkap dan akurat, misalnya berita politik, hukum, ekonomi, bisnis-asuransi, dan lain sebagainya. Kalau baca di media online, meski cepat, tetapi penyediaan referensi berita kurang begitu lengkap,” kata Rajit Handy Valiant, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) asal Pati saat membeli koran.

0 Response to "Minat Beli Koran Cetak Kalah Media Online"

Post a Comment