Info Ujian Nasional (UN) Online, Sekolah Banyak Tidak Ikut

Info Ujian Nasional (UN) Online, Sekolah Banyak Tidak Ikut
Kota Pati, Direktoripati.Com - Info ujian nasional (UN) online, sekolah banyak tidak ikut. Dari sekian sekolah tingkat SMP dan SMA yang ada di Kabupaten Pati, hanya ada tiga sekolah yang siap mengikuti ujian nasional berbasis online atau computer based test (CBT) pada pertengahan April mendatang.

Hal ini diakui Dinas Pendidikan Kabupaten Pati Sarpan melalui Ketua Ujian Nasional Kabupaten Pati Sariyono. ”Dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Pati, ada tiga sekolah yang menyatakan sanggup mengikuti ujian berbasis CBT, yaitu SMK Negeri 2, SMK Tunas Harapan, dan SMK Bhina Tunas Bhakti (BTB). Sementara sekolah lainnya akan mengikuti UN berbasis paper based test (PBT),” ujarnya kepada Direktoripati.Com.

Terkait dengan regulasi dan kesiapan UN, pihak Dinas Pendidikan menyatakan siap dan regulasi sudah diposkan di sekolah-sekolah.

”Kami sudah mengadakan sosialisasi ujian sekolah di Gedung PGRI, kemarin. Regulasi-regulasi yang berkaitan dengan UN, mulai dari Permendiknas Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Standar Kelulusan, Prosedur Operasional Standar Petunjuk Teknis tentang Ujian Nasional sudah ada di sekolah masing-masing. Semua pendataan sudah selesai, sehingga tinggal memasukkan nilai,” imbuhnya.

Terkait dengan alasan ketiga sekolah yang siap menggelar UN berbasis CBT, Sariyono mengatakan ketiganya berasal dari sekolah yang memang dari awal berbasis komputer. Dengan demikian, ketiga sekolah tersebut memenuhi syarat untuk mengikuti UN berbasis CBT. Pasalnya, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi sekolah untuk mengikuti UN berbasis CBT.

”Ada sejumlah kriteria jika sekolah ingin mengikuti UN berbasis CBT, antara lain sarana dan prasarana komputer minimal jumlahnya sepertiga dari jumlah siswa, tenaga operator dan teknisi sekolah yang mendukung, adanya jaringan atau server yang terhubung internet. Semua harus lolos verifikasi kelayakan. Kalau tidak, sekolah tersebut tidak bisa mengikuti UN berbasis CBT,” tuturnya.

Tahun ini, UN tidak bisa dijadikan tolok ukur sebagai sebuah kelulusan, menyusul kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ”UN tidak menjadi satu-satunya penentu kelulusan. Meski begitu, nilai UN biasanya dijadikan standar oleh perguruan tinggi dalam merekrut atau penerimaan mahasiswa baru. Karena itu, siswa yang pengen diterima dan kuliah ke perguruan tinggi favorit, mesti giat belajar agar nilai ujian nasional bisa tinggi,” pungkasnya.

Baca juga: Stop Tb! Penyakit Tuberkulosis (Tb) Sama Berbahayanya dengan HIV/AIDS

0 Response to "Info Ujian Nasional (UN) Online, Sekolah Banyak Tidak Ikut"

Post a Comment