Demi Kerja Wiyata Rela Bayar Rp 90 Juta

Demi Kerja Wiyata Rela Bayar Rp 90 Juta
Kota, Direktoripati.Com - Lapangan pekerjaan semakin sulit. Mencari lowongan kerja yang tepat dan sesuai harapan juga semakin susah. Tak ayal, demi kerja wiyata rela bayar Rp 90 juta.

“Awalnya, saya dijanjikan Bapak TBW untuk masuk kerja sebagai tenaga wiyata di salah satu RSUD di Jepara. Beliau meminta uang sebesar Rp 65 juta. Tidak ada satu hari, beliau meminta lagi Rp 15 juta. Beberapa minggu kemudian, beliau meminta Rp 10 juta dan saya kasih. Total Rp 90 juta,” ujar DKR, korban penipuan anggota DPRP Pati TBW yang dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Negeri (PN) Pati.

Saat dikonfirmasi Hakim Ketua, DKR yang berlatar pendidikan kebidanan dijanjikan kerja sebagai pegawai wiyata di RSUD dan mendapatkan gaji dari pemerintah. Namun, hasilnya nihil.

“Apa yang melatari Anda, sehingga tergiur bekerja sebagai tenaga wiyata, meski harus bayar Rp 90 juta? Bukankah uang Rp 90 juta itu sangat banyak dan lebih baik digunakan untuk usaha saja? Misalnya dibuat untuk menunjang profesi kesehatan sesuai latar pendidikan Anda,” tanya Hakim Ketua.

DKR mengaku, orang tuanya tidak ingin melihat anaknya nganggur setelah lulus kuliah. Untuk itu, orang tua DKR yang bekerja di bidang jual beli hewan ternak sapi ingin melihat anaknya segera bekerja, meski harus membayar mahal. “Namanya orang tua pasti tidak ingin melihat anaknya pengangguran,” ungkap DKR di depan meja hijau.

Sementara itu, saat ditanya hakim ketua, TBW bersedia mengembalikan uang Rp 90 juta kepada DKR. “Saya siap mengembalikan uang Rp 90 juta sekarang juga,” jawab TBW. Kendati demikian, hakim ketua mengatakan bahwa walaupun uang dikembalikan seratus persen, tetapi proses hukum tetap berjalan. “Meski uang dikembalikan, proses hukum tetap jalan,” ujar hakim ketua.

Baca juga: Ini Prosedur Pelayanan BPJS Kesehatan yang Benar

0 Response to "Demi Kerja Wiyata Rela Bayar Rp 90 Juta"

Post a Comment