Jodha Akbar, Cerita dari ANTV hingga Taj Mahal

Jodha Akbar. Begitu judul serial televisi (TV) yang ditayangkan ANTV di Indonesia, di mana hak penyiaran utama ada pada saluran televisi Zee TV yang diproduksi oleh Ekta Kapoor dari Balaji Telefilms.

Jodha Akbar. Demikian cerita awal dari mahakarya Taj Mahal di mana Jalaluddin Muhammed Akbar yang kita saksikan di ANTV dalam serial Jodha Akbar merupakan kakek dari Mughal Shah Jahan yang membuat monumen terbesar dan termegah dalam sejarah kehidupan manusia untuk istrinya asal Persia bernama Arjumand Banu Begum atau diketahui publik dengan nama Mumtaz ul Zamani.

Jodha Akbar, Cerita dari ANTV hingga Taj Mahal
Foto/Gambar/Poster Jodha Akbar. Sumber: zeeuk.com
Jodha Akbar. Itulah tayangan kolosal tentang sejarah islam di India yang saat ini diganderungi di Indonesia dengan sejuta fans dan penggemar.

Bahkan, rating Jodha Akbar selalu menduduki posisi atas di dunia acara pertelevisian Indonesia, saling kejar mengejar dengan 7 Manusia Harimau, Dangdut Academy 2 Nominasi, Samson & Dahlia, serta Shakuntala.

Baca juga: Sinopsis Cerita Shakuntala ANTV lengkap

Jodha Akbar cenderung menduduki rating acara TV paling atas setiap harinya, mengalahkan puluhan tayangan televisi yang disuguhkan stasiun lainnya. Jodha Akbar bukan hanya disukai oleh kalangan ibu-ibu rumah tangga yang menghabiskan waktu istirahatnya di malam hari, tetapi juga digemari oleh masyarakat lintas generasi, meski kisah dan cerita yang disuguhkan di sinetron lebih cenderung menonjolkan roman dan kisah cinta ketimbang nilai sejarah dan historisnya.

Sinopsis Jodha Akbar ANTV dan sejarah aslinya
Secara singkat, cerita Jodha Akbar dimulai dari perjalanan cinta dan roman Jalaludin Akbar dengan Jodha Bai yang dibalut dengan kisah konflik dan politik pada masa pemerintahan Mughal pada tahun 1560 an atau abad 16.

Awalnya, Jalal Akbar dinobatkan sebagai raja Mughal di usia 13 tahun meneruskan kepemimpinan ayahnya yang bernama Humayun. Sebelum didaulat sebagai raja, ia menikah dengan Ruqaiya Sultan Begum pada November 1551 atas rekomendasi dari ayah Jalaludin dan paman Ruqaiya (lidah orang Indonesia biasa mengeja dengan kata Rukayah).

Selain itu, Jalal Akbar juga menikahi Salima Sultan Begum, lantas menikahi Jodha Bai dalam rangka menyelamatkan kerajaan dan imperium Rajput di mana dalam hal ini dikuasai oleh ayah Jodha Bai. Meski pernikahan tersebut pada mulanya ditaburi rasa benci dan perkawinan keduanya lintas agama, antara Islam (Jalal Akbar) dan Hindu (Jodha), tetapi dari perseteruan dan rasa benci itulah lahirlah cinta sejati melebihi cintanya kedua istri Jalal.

Hal ini yang kemudian membuat Ruqaiya (fans dan penonton Indonesia sering memanggil rukayah) iri hati, setelah mengetahui kedekatan Raja Jalal dengan Jodha melebihi kedekatannya. Kedekatan yang dimaksud, Ruqaiya sudah mengetahui rasa cinta yang berlebihan dari Jalal untuk Jodha.

Alhasil, Ruqaiya selalu membuat rekayasa, peta politik dan cara-cara untuk menjauhkan kedekatan Raja Jalaludin dengan Ratu Jodha. Episode inilah yang cukup menguras energi untuk ditonton karena penonton disuguhi episode konflik internal soal hubungan asmara di lingkungan istana kerajaan Mughal.

Konflik internal kerajaan Mughal yang dipimpin oleh Jalal Akbar The Great juga berasal dari saudaranya sendiri, yaitu Adam Khan yang merupakan jenderal atau panglima besar dari Mughal. Adam Khan merupakan anak dari Maham Angga yang mengasuh Akbar The Great sehingga Adham Khan dijadikan saudara angkat oleh Raja Jalal.

Adam Khan sangat berbeda dengan Jalal. Adham Khan dalam sejarah aslinya digambarkan sebagai jenderal atau panglima perang yang hebat dan tangguh, tetapi memiliki watak yang tidak baik. Bahkan, acapkali menjadi penyebab konflik internal di dalam kerajaan.

Sejarah mencatat, Adham Khan meninggal pada bulan Mei tahun 1562 di tangan Raja Jalaludin Akbar sendiri karena perbuatannya menghilangkan nyawa Adgah Khan. Kematian Adham Khan disusul ibunya, Maham Anga karena depresi selepas kepergian Adham Khan. Dalam episode ini, Jalal dan Maham Anga saling berpelukan dan menangis, disertai meninggalnya Maham Angga.

Sejarah Taj Mahal dan Jodha Akbar
Dalam serial ANTV, Jodha Bai yang sebetulnya hamil ia rahasiakan sehingga pada saat waktunya tiba, Ratu Jodha melahirkan anak bernama Hassan dan Hussein. Sayangnya, kedua anak Ratu Jodha meninggal saat masih bayi.

Selanjutnya, Ratu Jodha kembali hamil dan melahirkan putera yang dinamakan Jahangir dan Daniyal. Dalam perjalanan sejarahnya, Jahangir meneruskan tahta ayahnya, yaitu Raja Jalal. Lantas, Jahangir melahirkan empat anak bernama Shahryar, Khurram, Parviz, dan Khusraw.

Dari tangan Khuram yang setelah dewasa dikenal dengan Shah Jahan inilah kemudian Taj Mahal dibangun selama 22 tahun (1630-1653) dengan mengerahkan 20 ribu pekerja dan pada 1983, Taj Mahal dinobatkan sebagai situs warisan Dunia oleh UNESCO dan selalu menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia (Seven Wonders of the World).

Taj Mahal sendiri dibangun Shah Janan untuk mengenang istri yang paling ia cintai di Agra, India, bernama Arjuman Banu Begum atau dikenal Mumtaz Mahal (Mumtaz ul Zamani).

Jadi, Jalaluddin Akbar dan Jodha Bai yang kemudian dalam film, movie, hingga serial tayangan sinetron dikenal "Jodha Akbar" adalah kakek dan nenek Shah Janan sebagai raja yang membangun Taj Mahal untuk mengenang istri tercintanya, Mumtaz Mahal. Jodha Akbar adalah cikal bakal dan leluhur lahirnya sebuah monumen besar dalam sejarah warisan dunia, yaitu Taj Mahal. (Penulis: Lismanto/Direktoripati.com)

0 Response to "Jodha Akbar, Cerita dari ANTV hingga Taj Mahal"

Post a Comment