Petani Pati Ubah Hama Sawah Jadi Makanan

Kutoharjo, Direktoripati.com - Sejumlah petani di Pati Jawa Tengah mengubah hama sawah yang selama ini merusak tanaman padi menjadi makanan. Namun, tidak semua hama tersebut bisa diolah menjadi makanan, tetapi hewan tertentu yang sifatnya merusak.

Adapun hama pengganggu tanaman padi yang diolah menjadi santapan makanan lezat adalah keong atau siput sawah. Selama ini, para petani di Pati cukup gerah dengan populasi keong sawah yang kian membludak.

Petani Pati Ubah Hama Sawah Jadi Makanan
Meledaknya populasi siput akan memakan habis tanaman padi hingga rusak dan jika dibiarkan, petani tidak akan pernah merasakan panen padi. Ketimbang dibuang, keong sawah yang jumlahnya hingga ratusan bahkan ribuan yang diangkut di beberapa karung disulap menjadi masakan sedap.

"Sakniki kewan seng ngganggu sawah ora muk wereng tok Mas, tapi keong sisan. Daripada dibuak, yo mending tak masak, enak rasane," Ujar Murni (47), petani warga Dukuh Randu, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, yang menggunakan bahasa logat khas Pati, Sabtu (17/1). Baca: "Sekarang ini hama bukan hanya wereng saja, tetapi juga siput. Ketimbang dibuang, lebih baik saya masak. Rasanya enak."

Menurut Murni, keong sawah yang berwarna hitam aman dimakan dan rasanya gurih. Sementara itu, siput yang cangkangnya berwarna kuning tidak bisa dimakan karena beracun. "Meski begitu, kalau porsi makannya sedikit, tidak jadi masalah makan keong sawah kuning. Saya sendiri memasaknya dan makan bareng keluarga. Rasanya tetap gurih dan enak," tuturnya.

Sate vs sup keong
Salah satu kreasi menyulap hama sawah perusak padi ini adalah dengan mengolahnya sebagai sate keong. Setelah direbus, keong ini dibakar di atas bara api dengan sedikit olesan kecap, cabe dan bumbu-bumbu racikan ala Nusantara. "Tanpa direbus dulu, langsung dipanggang juga boleh. Yang penting matang," kata ibu empat anak ini memberikan tips memasak keong sawah.

Sementara itu, Kusni (52), warga Dukuh Siman, Desa Tambahsari memanfaatkan hama sawah tersebut menjadi olahan sup keong. Wow, menarik sekali, bukan? Lantas, manakah yang lebih lezat dan menggugah selera? Sup keong atau sate? Tentu hanya lidah Anda sendiri yang bisa merasakannya. Ingin mencoba? (Octavia Devi)

0 Response to "Petani Pati Ubah Hama Sawah Jadi Makanan"

Post a Comment