Kota Pati di Mata Wisatawan Amerika

Kota Pati di mata wisatawan Amerika Serikat ada dua pendapat. Pertama, terkait situasi dan kondisi. Kedua, berhubungan dengan wisata kuliner di bumi mina tani ini. Lalu, apa komentar turis asing asal Amerika mengenai Kabupaten Pati Jawa Tengah? Tim wisata Direktoripati.com akan mengulasnya melalui media jurnalisme warga (tulisan kiriman dari warga). Simak berikut ini.

Pertama, wisatawan asal Amerika yang bekerja sebagai relawan di organisasi non profit atau non governmental organization (NGO) The Frontiers mengatakan bahwa kesan pertama saat liburan di kota Pati adalah suhunya yang panas. Hot. Begitu komentar pertama yang ditanya: "Apa pendapatmu tentang kota Pati?"

Kota Pati di Mata Wisatawan Amerika
Selanjutnya, ketika ditanya tentang kuliner khas nasi gandul asal Pati, wisatawan asal Amerika yang nama panggilan inisialnya Mister P ini mengatakan bahwa kurang suka.

Pasalnya, lidahnya kurang terbiasa dengan masakan Nusantara. Sengaja kami tidak menyebut nama lengkap asli turis asing ini karena kami belum sempat ijin untuk mempublikasikan hasil percakapan kami.

"Kalau belum ada izin untuk mempublikasikan hasil percakapan kalian, sebaiknya jangan disebut nama aslinya. Karena sebelumnya kalian hanya ngobrol biasa, tidak ada janji wawancara atau pemberitahuan ingin diterbitkan di media berita publik. Ini etika jurnalistik," pesan Ririn Pinawati selaku Chief Executive Officer (CEO) media berita Pati populer Direktoripati.com kepada penulis artikel ini.

Kota Pati di Mata Wisatawan Amerika
Sego gandul mantap
Kembali ke pokok persoalan. Selain Mister P, kami juga sempat ngobrol santai dengan Mister FP terkait mengenai Pati di mana lebih merujuk pada wisata kuliner khas daerah.

Mas FP ini pernah kuliah di Uni Hamburg, sekarang Associate Professor bidang Agama di Oxford College of Emory University dan tinggal di Oxford, Georgia. Saat ini, sedang tinggal di Indonesia, tepatnya Semarang untuk beberapa bulan untuk mengajar di salah satu universitas negeri.

Satu hal yang ia suka dari kuliner Indonesia adalah sego gandul. Katanya, nasi gandul sangat enak. "Ini terbuat dari apa?" tanyanya kepadaku. "Ini bahan dasarnya daging sapi dengan resep rempah-rempah asli Indonesia," jawabku.

Tanpa berkata apa-apa, dia mengacungkan jempolnya dan bilang: "aku suka." Mister FP ini sudah mahir berbahasa Indonesia, meski baru tinggal di Indonesia beberapa bulan.

Tampaknya Mister FP ini sedikit banyak sudah tahu tentang Jawa Tengah dan sekitarnya. Meski sejumlah wisatawan mengatakan bahwa Pati is the hot city alias panas, hehehe, tapi berbeda dengan Mister FP yang tampaknya sudah mulai akrab dengan suhu di Indonesia. "Suhu udara kota Pati hampir sama dengan Semarang," ujarnya. (Baca juga: Cewek Korea Ini Suka Wisata Kuliner Nasi Gandul Pati)

Demikian catatan tentang tourism, culinary and traveling in Pati Regency, Central Java. Lho, kok, malah ketularan ngomong bahasa Inggris. Hehe. Semoga bermanfaat.

Pengirim: Lismanto (warga Pati).

Anda bisa berbagi kisah dan cerita, kesan dan pesan atau bahkan keluhan, kritik serta saran tentang seputar Kota Pati, kirimkan ke email kami di direktoripati[at]gmail.com

0 Response to "Kota Pati di Mata Wisatawan Amerika"

Post a Comment