Kirab Budaya di Dukuhseti Peringati Haul Mbah Brojo Seti

Dukuhseti, Direktoripati.com - Sebanyak 33 pleton drumband dari berbagai daerah diterjunkan di Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk meramaikan puncak acara Haul Mbah Brojo Seti pada 2015. Sebagai tokoh Islam pendiri Desa Dukuhseti, Mbah Brojoseti Singo Barong selalu diperingati setiap tahun dengan menggelar semacam kirab budaya, pawai atau karnaval.

Tahun ini, haul berlangsung selama lima hari, yaitu mulai 1 hingga 5 Januari yang diakhiri dengan serangkaian acara karnaval drumband sebanyak 33 pleton dari berbagai daerah, bahkan sejumlah instansi pendidikan di Semarang juga turut memeriahkan.

Kirab Budaya di Dukuhseti Peringati Haul Mbah Brojo Seti

"Pada kesempatan tahun ini, peringatan haul diketuai oleh Shofwan S.Pd.I dan Arif Siswanto S.PSi selaku sektretarisnya. "Tanpa upaya mereka dengan dukungan sepenuhnya oleh masyarakat, kami tidak bisa berbuat apa. Dengan kerja keras seluruh lapisan masyarakat, ada 33 pleton grup drumband diterjunkan untuk memeriahkan karnaval," ujar pengurus Makam Brojo Seti Singo Barong, Ngalimun saat dihubungi Direktoripati.com, Senin (5/1).

Terlihat, seluruh awak drumband dan masyarakat memadati sepanjang jalan di Spande dan Brak Kembar Kembang sejak pukul 13.00 hingga selesai. Beberapa saat jalan macet, namun tidak sampai menyebabkan kemacetan total.

"Tradisi dan budaya peringatan haul di desa kami sudah diselenggarakan. Sejumlah daerah lainnya juga acapkali digelar acara serupa, salah satunya Ngagel, Kembang, Alasdowo, Tayu, Kajen, hingga Margoyoso," ujar Hamidulloh Ibda (25), pemuda asal Dukuhseti yang saat ini menempuh studi magister di Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Menurutnya, budaya haul menjadi salah satu pesta rakyat yang digelar untuk memeringati pendiri desa setempat. "Mbah Brojo Seti itu murid tokoh legendaris asal Pati yang bernama KH Ahmad Mutamakkin yang terletak di Kajen dan menyebarkan agama Islam. Beliau disakralkan warga Dukuhseti karena dianggap waliyullah," kata Ibda.

1 Response to "Kirab Budaya di Dukuhseti Peringati Haul Mbah Brojo Seti"

  1. Refleksi budaya hedonis dan kambing hitamnya tak lain adalah Mbah Brojosekti.. Kasihan sekali Mbah Bro ini... Rakyatnya pada o'on. Memangnya dengan begitu Mbah Bro padang kubure (tenang di alam barzah)?? Kasian...

    ReplyDelete