Harga BBM Turun, Warga Pati Malah Pusing

Tayu, Direktoripati.com - Harga bahan bakar minyak (BBM) turun beberapa waktu lalu, warga Kabupaten Pati Jawa Tengah malah pusing dan beberapa di antaranya protes. "Terus terang saya keberatan dan pusing dengan turunnya harga BBM," ujar Minan Pasrah, warga Dukuhseti saat ditemui Direktoripati.com di SPBU Tayu, Selasa (20/1).

Soalnya, lanjut Minan, turunnya harga bensin malah menyusahkan masyarakat. "Bagaimana tidak, sebelum BBM naik, stok bensin melimpah dan tidak ada antrean berjubel sampai memakan jalan raya seperti ini. Bahkan, penjual bensin eceran menjual bensin dengan harga yang cukup tinggi. Ini seperti bensin langka saja," imbuhnya.

Harga BBM Turun, Warga Pati Malah Pusing
"Terus terang, kami pusing kalau situasinya seperti ini. Harga turun, tapi pasokan bensin langka. Kami berharap situasi SPBU kembali normal," tuturnya.

Selain SPBU Tayu, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di Kabupaten Pati, seperti SPBU Kutoharjo dipadati pengendara sepeda motor, mobil, dan truk yang mengantre isi bensin hingga batas jalan raya. Sampai berita ini diturunkan, warga Pati sibuk antre memadati sejumlah SPBU.

Sebelumnya, harga BBM jenis premium resmi turun Rp 6.600 liter dari harga semula Rp 7.600 dan dari harga awal Rp 8.500 per liter. Sementara itu, secara berturut-turut, harga solar turun dari Rp 7.250 ke Rp 6.400 per liter.

Hal ini menyusul keputusan Presiden Joko Widodo yang menurunkan harga BBM jenis premium dan solar pada Senin, 19 Januari 2014 jam 00.00 WIB, setelah beberapa bulan lalu menaikkan harga BBM yang sangat signifikan. (Octavia Devi)

Baca juga berita hangat seputar Pati menarik lainnya, Pabrik Semen di Pati Resmi Berdiri?

0 Response to "Harga BBM Turun, Warga Pati Malah Pusing"

Post a Comment