Wisata Sejarah di Makam Adipati Pragola

Makam Adipati Pragola terletak di Dukuh Sani, Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Wisata sejarah di sini mengingatkan kita pada nilai perjuangan seorang tokoh pembesar Pati yang dalam perjalanan panjang sejarahnya membela bumi mina tani ini dengan hingga titik darah penghabisan.

Kenapa harus wisata sejarah atau wisata religi? Apa manfaatnya? Tentu saja untuk mengenang jasa-jasanya pada masa lampau sekitar tahun 1600 an saat memimpin Kadipaten Pati, terutama perjuangannya melawan Mataram di mana Adipati Pragola yang bernama lengkap Wasis Joyokusumo bersama seluruh elemen masyarakat Pati ingin mempertahankan kedaulatan Pati tanpa berada di bawah kekuasaan Mataram (sekarang Yogyakarta).


Menurut juru kunci makam saat ditemui tim wisata sejarah DirektoriPati.Com, makam Adipati Pragola yang berada di puncak tertinggi perbukitan kawasan Sendang Sani terdiri dari sejumlah tokoh penting, misalnya Nawang Wulan, Nawangsih, termasuk istri Pragola.

Baca juga: Daftar Nama Tokoh Penting di Kompleks Makam Adipati Pragola

"Mbah, di sini itu makamnya Adipati Pragola pertama atau kedua?" tanya reporter kami. "Ya, pokoknya makam Pragolo," jawab juru kunci singkat dengan logat bahasa Jawa khas Pati.

Sementara itu, menurut sumber catatan yang kami temukan di buku sejarah Pati, kompleks makam Pragola tak lain adalah Adipati Pragola kedua, yaitu putra Wasis Jayakusuma. Sayangnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sama sekali tidak membedakan dan menjelaskan apakah makam yang terletak di puncak bukit Sendang Sani itu Pragolo yang kesatu atau kedua.

Suasana makam
Diakui atau tidak, suasana makam Adipati Pragola menyimpan sejuta misteri, mitos, kisah, cerita dan legenda yang bercampur padu. Kesan menyeramkan seketika menyelimuti pengunjung, meski sebetulnya bukan menjadi persoalan. Di sekeliling terdapat tempat pemakaman umum.

Jalan menuju makam dibuat semacam jalan setapak berundak yang terbuat dari batu semen berwarna hitam. Benar-benar eksotis. Sampai pada kompleks makam para pembesar Pati, di sana dikelilingi tembok yang terbuat dari batu bata merah yang sudah diselimuti lumut hijau.

Pada bagian pintu, terdapat besi berjeruji yang dikunci. Di dalam tembok kotak besar inilah terdapat tokoh-tokoh dan salah satu di antaranya Adipati Pragola. Kembali kami sayangkan, penjelasan teks dari Pemkab Pati samasekali belum memadahi untuk menjelaskan siapa saja yang ada di dalam kompleks makam.

"Makam Pragola Pati". Hanya teks itu yang dipampang dalam papan besi berwarna putih bertuliskan biru. Padahal, di sana terdapat sekitar 10 tokoh yang boleh jadi penting untuk diketahui oleh publik.

"Mbah, kami kesini ingin sowan kepada Adipati Pragola sebagai sesepuh kami dan kami ingin mengetahui sejarahnya sehingga kami tidak lupa dengan leluhur kami," ujar salah satu reporter DirektoriPati.Com. Seketika, kami diantarkan oleh juru kunci memasuki makam.

"Makamipun Adipati ingkang pundi, Mbah. (Makamnya Adipati yang mana, Simbah)," tanya kami. Juru kunci menunjukkan sebuah makam yang berbeda dengan 9 makam lainnya. Ia lebih berwibawa dengan tambahan batu yang runting menyerupai bunga.

Menurut juru kunci, makam Adipati Pragolo baru saja dipugar sekitar 6 tahunan yang lalu. Sementara peninggalan yang masih asli adalah bebatuan yang menjadi nisan makam. Yang lain adalah hasil pemugaran.

Pada bagian barat, terdapat dua makam yang merupakan pendiri atau babat alas Desa Sani yang bernama Kyai Temu Ireng dan Nyai Temu Ireng. Kedua makam ini berada di bawah pohon randu besar yang terlihat begitu mistis.

1 Response to "Wisata Sejarah di Makam Adipati Pragola"

  1. makam yg terletak di atas bukit desa sani tersebut adalah maka Adipati Pragola II. Sedangkan makan Adipati Pragola I di Gunung Pati di kab Semarang di desa Plalalangan di beri tanda Makam Kyai dan Nyai Pati

    ReplyDelete