Semburan Lumpur di Pati Gegerkan Warga

Semburan lumpur di Pati gegerkan warga. Semburan lumpur bercampur gas tersebut terjadi di Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa semburan lumpur yang hampir menambah deretan bencana alam di Kabupaten Pati ini hingga Senin (3/11) sudah pulih kembali.

"Awalnya, ada salah seorang warga yang mengebor untuk membuat sumur. Namun, warga tersebut mengebor sumur hingga mencapai 140 meter. Sontak saja, hasil bor sumur itu memancarkan air bercampur lumpur dan gas sampai mencapai ketinggian sekitar 30 meter," ujar Siswanto, warga Desa Cengkalsewu yang datang menyaksikan fenomena alam semburan lumpur di Pati tersebut.

Semburan Lumpur di Pati Gegerkan Warga

Kejadian semburan lumpur Pati ini sempat dijadikan ajang warga untuk menarik retribusi atau biaya masuk bagi pengunjung yang ingin menyaksikan semburan lumpur. "Biaya masuk untuk melihat semburan lumpur di Desa Wotan Sukolilo Pati ini antara Rp 1.000 sampai Rp 2.000," papar Siswanto.

Sementara itu, saat semburan lumpur bercampur gas berlangsung, banyak warga yang ketakutan dan memutuskan untuk mengungsi. Namun, setelah semburan lumpur bercampur gas tersebut reda dan berganti dengan semburan air bersih, warga kembali di rumahnya masing-masing.

Sampai berita ini diturunkan, semburan air sudah mereda. Fenomena alam ini sempat gegerkan warga dan mengira akan menjadi "semburan lumpur Lapindo" jilid kedua.

Sebelum reda, semburan air yang semula semburan lumpur bercampur gas tersebut terasa dingin. Setelah berganti air, warga bersyukur dan justru memanfaatkan semburan air tersebut untuk keperluan kesuburan tanah di tengah kekeringan yang saat ini melanda Kabupaten Pati.

0 Response to "Semburan Lumpur di Pati Gegerkan Warga"

Post a Comment