Getuk Runting, Oleh-oleh Khas Pati

Getuk runting Pati adalah jajanan pasar khas dari Desa Runting, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Gethuk runting terbuat dari bahan dasar ketela pohon atau singkong dengan taburan parutan kelapa dan gula merah di atasnya. Saat ini, getuk runting menjadi oleh-oleh khas Pati yang bukan hanya enak, tetapi juga legit dan menggigit.

Gethuk runting bisa dijumpai di berbagai daerah di Kota Pati, terutama di sepanjang jalan Pati-Tayu yang menjadi wilayah Desa Runting. Getuk runting memiliki cita rasa yang manis, pulen, empuk, sedikit lengket, dan menggigit. Belum lagi taburan parutan kelapa di atasnya yang membuat cita rasa getuk runting semakin terasa.

Getuk Runting, Oleh-oleh Khas Pati

Baca juga: 8 Oleh oleh Khas Kabupaten Pati Jawa Tengah

Tidak hanya taburan parutan kelapa, tetapi juga didampingi dengan parutan kelapa yang sudah dicampur dengan gula merah alias serondeng. Nah, parutan kelapa dan serondeng inilah yang membuat gethuk runting sebagai oleh-oleh khas Pati semakin manis dan legit. 

Harga getuk runting Pati
Harga getuk runting Pati sangat relatif terjangkau. Satu porsi getuk runting yang dimakan di tempat dihargai dengan Rp 2.000 hingga Rp 2.500 rupiah.

Hal ini tentu berbeda jika kita membungkus getuk runting, kita cukup merogoh kocek antara Rp 1.000 hingga Rp 1.500 rupiah saja. Kenapa makan di tempat dan dibungkus lebih mahal makan di tempat? Sebab kalau kita makan di tempat, kita mendapatkan porsi yang lebih banyak daripada kita membungkus.

Jika ingin mendapatkan harga getuk runting Pati yang lebih terjangkau, silakan berkunjung di pasar tradisional, salah satunya Pasar Runting. Di sana, kita bisa menikmati getuk runting hanya dengan Rp 500 atau lima ratus rupiah hingga Rp 700 atau tujuh ratus rupiah. Sangat terjangkau sekali, bukan?

Biasanya, orang membeli getuk runting dengan jumlah 20 hingga 30 bungkus untuk dimakan satu keluarga. Jadi, dengan Rp 24.000, kita bisa membawa pulang getuk runting sebanyak 20 bungkus. Harga ini ditulis per tahun 2014. Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Cara membuat gethuk runting
Cara membuat gethuk runting sangat mudah, tetapi cukup sulit. Kenapa demikian? Sebab gethuk runting terbuat dari bahan-bahan yang sangat sederhana, tetapi sulit jika kita tidak mengetahui caranya.

Berikut adalah panduan sederhana cara membuat gethuk runting Pati. Pertama, siapkan singkong atau ketela pohon dengan kualitas terbaik berwarna kuning. Upayakan jangan ketela pohon berwarna putih.

Singkong berwarna putih biasanya digunakan untuk membuat gethuk haruk, bukan gethuk runting. Hampir tidak pernah dijumpai gethuk runting berwarna putih, tetapi berwarna kuning alami yang dibuat dari ketela pohon pilihan berwarna kuning.

Setelah itu, kupas ketela pohon dan rebus hingga matang. Lalu, tumbuk singkong yang sudah matang tersebut ke dalam tempat khusus dengan plastik sebagai lemek atau dasaran. Tumbuk ketela terus-menerus hingga pulen, empuk, dan menyatu, bukan terpisah-pisah.

Untuk menumbuk ketela tadi biasanya memakan waktu yang cukup lama. Untuk itu, membuat gethuk runting harus sabar karena jika tidak bersabar hasilnya akan jelek, tekstur kasar dan tidak pulen.

Kalau tahap ini sudah selesai, cara membuat gethuk runting selanjutnya adalah membuat parutan kelapa dari kelapa pilihan terbaik. Jika tidak, bisa jadi getuk runting bikinan sendiri akan berbau apek yang berasal dari parutan kelapa.

Setelah membuat parutan kelapa, langkah selanjutnya membuat srondeng. Srondeng adalah sejenis parutan kelapa yang sudah dicampur dengan gula merah. Jika tumbukan ketela tadi sudah, silakan iris kecil-kecil dan tambahkan parutan kelapa serta serondeng.

Demikian cara membuat getuk runting, mudah sekali bukan? Namun, jika tidak teliti dalam membuat getuk runting Pati, bisa-bisa tidak jadi makanan. Hehehe. 

Oleh-oleh khas Pati
Saat ini, getuk runting menjadi oleh-oleh khas Pati yang banyak digemari banyak kalangan, mulai dari warga sekitar hingga wisatawan atau pengunjung yang mampir di Kota Pati. Sebetulnya getuk runting sudah menjadi kuliner khas Pati sejak lama, tetapi baru dikenal belakangan bersamaan dengan populernya kelezatan Petis Runting Khas Pati.

Jika Anda ingin berburu oleh-oleh khas Pati getuk runting, berikut tips yang bisa digunakan sebagai acuan. Getuk runting terbuat dari bahan alami tradisional bebas dari bahan kimia, sehingga boleh jadi makanan kuliner khas Pati ini basi dalam waktu yang tidak lama, yaitu 24 jam hingga 2 hari.

Salah satu penyebab getuk runting cepat basi adalah parutan kelapanya. Jadi, sebagai saran dan rekomendasi, jika Anda menjadikan getuk runting sebagai oleh-oleh khas Pati yang dibawa pulang, segera santap dengan waktu yang tidak lebih dari 2 hari atau masukkan kulkas agar lebih awet dan aman.

Lebih enaknya, kita santap getuk runting langsung di tempat bersama dengan kopi hitam pahit di pagi hari. Rasanya, jelas-jelas mak nyus! Pengen coba?

Ditulis oleh reporter wisata kuliner Direktori Pati

0 Response to "Getuk Runting, Oleh-oleh Khas Pati"

Post a Comment