4 Wisata Rekreasi Kota Pati

Berbicara tentang obyek wisata kabupaten Pati, kita akan disuguhi banyak tempat wisata, mulai dari wisata rekreasi, wisata alam, wisata religi, hingga wisata kuliner. Sebagai salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terletak di pesisir utara Laut Jawa, Kabupaten Pati memberikan satu destinasi wisata yang bisa menjadi pilihan.

Salah satu obyek wisata di Kabupaten Pati, di antaranya Waduk Gunung Rowo yang terletak di Desa Sitiluhur, Waduk Seloromo yang berlokasi di Desa Gembong, Gua Pancur yang letaknya di Desa Kayen, Pulau Seprapat yang dikenal dengan kisah Sunan Muria, Sunan Ngerang dan Adipati Pathak Warak di mana Pulau Seprapat ini berada di Desa Bendar, air terjun Tadah Hujan bertempat di Desa Sukolilo, dan masih banyak lagi wisata Pati lainnya.

Kali ini, kita akan mengulas seputar wisata rekreasi di Kota Pati, yaitu wisata rekreasi alternatif bagi keluarga yang berada di Kecamatan Pati. Warga Pati menyebutnya sebagai "Pati Kota". Wisata rekreasi yang dimaksud di sini adalah wisata alternatif yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk melepas penat, refreshing, dan menghabiskan waktu liburan.

Berikut ini adalah 4 tempat wisata rekreasi kota Pati yang boleh Anda coba. Pertama, Simpang Lima Pati. Kedua, Kompleks Stadion Joyokusumo Pati. Ketiga, Taman Kota Pati. Keempat, Hutan Kota Pati. (Baca juga: 10 Daftar Tempat Wisata di Kabupaten Pati Jawa Tengah Terpopuler)

Simpang Lima Pati terletak di pusat pemerintahan Kabupaten Pati, yaitu di depan kantor bupati dan kantor DPRD. Bisa dikatakan, Simpang Lima menjadi rekomendasi wisata malam Pati. Lho, kok? Jangan negatif dulu, wisata malam Pati maksudnya tempat ini mulai ramai sekitar 17.00 atau menjelang magrib hingga jam 22.00 WIB.

Simpang Lima Pati

Di alun-alun Pati ini, kita bisa menjumpai semacam "one stop shopping" seperti fashion, kuliner, tempat bermain anak-anak, jogging track, hamparan rumput untuk kongkow keluarga, hewan atau binatang piaraan, snack ringan, minuman, dan masih banyak lagi lainnya. Lengkap, kan?

Terkait dengan fashion, kita bisa membeli baju, celana, jaket, topi, kaos, ikat pinggang, kacamata, sandal, sepatu, dompet, jam tangan, boneka, dan barang fashion lainnya. Untuk kuliner, kita bisa menyantap bakso, mie ayam, penyet ayam, penyet bebek, penyet tahu-tempe, ayam goreng (fried chicken), nasi goreng, macam-macam gorengan, nasi gandul khas Pati, gado-gado, hingga pecel.

Selain kuliner, kita bisa mendapatkan snack atau camilan seperti ceriping, molen, onde-onde, bolang-baling, jagung rebus, dan kacang rebus. Nah, apabila kita haus, mampir saja ke penjual minuman di sekeliling Simpang Lima, misalnya es degan, es teler, es buah, es jus, dan wedang ronde. Kalau Anda ingin wedang teh, jahe atau kopi, di alun-alun Pati ini Anda juga bisa mendapatkannya di warung angkringan. Masyarakat lumrah menyebutnya dengan "warung sego kucing."

Meskipun bukan pasar hewan atau pasar burung, tetapi di Simpang Lima Pati ada penjual hewan peliharaan, lho? Salah satu hewan yang dijual, misalnya hamster, kucing, dan ular. Bukan hanya hewan, tetapi lengkap dengan pakan hewannya.

Jika kita punya anak atau ponakan, Simpanglima Pati juga menjadi satu rekomendasi untuk membahagiakan mereka. Pasalnya, di sini kita bisa menemukan satu kawasan wahana bermain untuk anak, misalnya mandi bola, mobil-mobilan, kereta-keretaan, pesawat mainan, hingga mainan anak.

Kalau bicara soal hamparan rumput hijau yang luas di tengah alun-alun Pati, sudah tidak diragukan lagi pasti Anda melihat pasangan muda-mudi yang tengah kongkow, bersantai ria, ngobrol, dan melepaskan malam di tengah Kota Pati. Puncak keramaian alun-alun Pati terjadi saat malam minggu tiba dan malam ketika esok libur sekolah atau libur kerja. Untuk itu, penulis Direktori Pati menyebut Simpang Lima Pati sebagai "Malioboro" Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hehe. Boleh, kan? Kita beralih ke Stadion Joyokusumo Pati.

Stadion Joyokusumo Pati menjadi wisata rekreasi alternatif kedua setelah Simpanglima. Kompleks stadion Joyokusumo menawarkan satu tempat yang lengkap untuk olah raga sekaligus berwisata bersama keluarga. Untuk itu, mari kita ulas apa saja yang ada di kompleks Stadion Joyo Kusumo.

Stadion Joyokusumo Pati

Agar lebih mudah, kita bagi kompleks stadion menjadi tiga. Pertama, area lapangan sepak bola di mana para pemain Persatuan Sepak Bola Pati (Persipa) berlatih dan bermain. Kedua, kompleks Joyokusumo di luar stadion. Ketiga, di luar kompleks Joyokusumo.

Di area lapangan sepak bola, selain digunakan untuk berlatih sepak bola untuk anak-anak sampai tim Persipa Pati, di sekeliling lapangan sepak bola biasanya dimanfaatkan pengunjung untuk jogging, baik jalan maupun lari. Setiap orang boleh berkunjung di area ini. Di sini juga digunakan para atlet Kabupaten Pati untuk berlatih berlari sprin hingga lompat galah.

Jika Anda berkunjung pada hari Minggu pagi, Anda akan dikenakan parkir dari pengelola atau karang taruna setempat. Biayanya tidak mahal, kok. Wajar seperti tempat-tempat parkir lainnya. Kenapa hari Minggu pagi ditarik biaya parkir, tetapi di luar hari itu kok tidak? Sebab pada Minggu pagi, Stadion Joyokusumo seperti pasar pindahan yang ramai dibanjiri pengunjung sehingga butuh keamanan.

Selanjutnya, kita coba melihat kompleks Joyokusumo di luar lapangan sepak bola. Di depan pintu masuk lapangan sepak bola, kita disambut dengan lapangan basket dan di sebelahnya ada kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati. Di sampingnya lagi ada jajaran warung atau toko retail dan juga ada pendopo Joyokusumo. Di pendopo ini kadang dijumpai anak-anak yang sedang berlatih bela diri, misalnya pencak silat.

Berikutnya, kita bisa menemukan lapangan tenis dan badminton. Di sekelilingnya terdapat jalan setapak (jogging track) berbatu kerikil yang banyak digunakan untuk jalan-jalan oleh muda-mudi, orang paruh baya hingga orang tua. Di pojok dekat jalan raya terdapat taman mini Joyokusumo sebagai tempat duduk dan penghijauan. Di sekitar sini, kita bisa bermain voli.

Sementara itu, di luar kompleks Joyokusumo kita bisa makan di warung yang berjajar di sepanjang area stadion Joyokusumo. Tepat di depan stadion ada Hotel Sartika untuk wisatawan yang mungkin singgah di Kota Pati. Melihat aktivitas pengunjung dan fasilitas yang ada di stadion Joyo Kusumo, tempat ini layak menyandang predikat sebagai wisata rekreasi alternatif di Kota Pati. Nah, kita berlanjut ke pembahasan taman kota Pati.

Taman Kota Pati juga layak dijadikan wisata Pati. Seperti namanya, taman ini dimanfaatkan warga untuk melepas penat di tengah sejuknya hutan jati yang dilengkapi dengan gazebo, tempat duduk, jungkitan, ayunan, dan jalan setapak. Pemkab Pati sendiri membangun taman kota untuk mencanangkan agenda penghijauan sekaligus taman bermain.

Taman Kota Pati
Di taman kota, pengunjung bisa melihat rusa yang dikombong serta kera yang dirantai. Sementara itu, di luar area taman, kita bisa mampir ke warung tenda yang menjajakan berbagai makanan dan minuman, mulai dari camilan, gorengan, nasi, hingga wedang dan es kelapa muda.

Untuk memasuki taman kota tidak diperlukan tiket masuk. Cukup datang dan membayar parkir seperti kita membayar parkir pada umumnya.

Saat ini, taman kota dijadikan sebagai satu kawasan terpadu untuk berwisata rekreasi bagi warga Pati, mulai dari anak-anak, remaja, muda-mudi, hingga orang tua. Traveler atau pelancong yang tengah beristirahat atau singgah di Pati juga kadang mampir di sini.

Taman kota Pati berada di ujung jalan pantura barat Pati, tepatnya berhadapan dengan kantor dinas pendidikan kabupaten Pati dan SMA Negeri 3 Pati. Jika Anda masih bingung, cari saja Jalan Panglima Sudirman Pati, pasti Anda menemukannya karena lokasinya sangat mudah dijangkau. Baik, selanjutnya kita membincang hutan kota.

Hutan Kota Pati adalah hutan rintisan di Kota Pati yang dibangun sekitar tahun 2014 setelah taman kota. Dilihat dari tempatnya, Pemkab Pati memanfaatkan lahan kosong yang terletak di ujung pertigaan Pasar Yaik Pati sebagai lahan penghijauan sekaligus taman bermain bagi warga.

Hutan Kota Pati

Meski baru dibangun, hutan kota nampaknya cukup representatif digunakan untuk wisata rekreasi alternatif. Di sini, Anda bisa menghabiskan masa liburan di atas gazebo menikmati suasana taman yang hijau.

Hutan Kota Pati terletak di sepanjang jalan Kembang Joyo yang juga merupakan jalan pantura Pati. Semua ornamen hutan kota dibuat dengan warna hijau. Saat Anda masuk, Anda akan disambut dengan gapura pintu masuk hutan kota yang bertuliskan "Pati Kota Hijau."

0 Response to "4 Wisata Rekreasi Kota Pati"

Post a Comment