Klenteng "Hok Tik Bio", Pecinan Pati

Satu tempat ibadah bagi masyarakat China-Tionghoa di Kota Pati yang menarik untuk dikunjungi, yakni Klenteng Hok Tik Bio yang berada di kompleks Pecinan Kota Pati. Klenteng yang berhadapan dengan "Gereja Kristen Muria Indonesia-Pati" ini merupakan satu-satunya tempat ibadah masyarakat Tionghoa di Kota Pati.
Klenteng Hok Tik Bio merupakan tempat ibadah yang berada di bawah naungan Yayasan Dhanagun. Beberapa tahun lalu, kelenteng ini dipugar dengan ornamen yang lebih menawan berwarna merah menyala sebagaimana klenteng-klenteng lainnya.

Klenteng Hok Tik Bio Pecinan Pati

Fungsi Klenteng Pecinan Pati
Kadang, masyarakat non-China kesulitan menyebut nama "Hok Tik Bio" sehingga biasanya warga Pati menyebutnya "klenteng pecinan Pati". Adapun fungsi klenteng di kawasan Pecinan Pati ini sebagaimana klenteng-klenteng lainnya, antara lain sebagai tempat ibadah atau tempat untuk melakukan sembahyang bagi umat China-Tionghoa, khususnya masyarakat di Pati.

Selain itu, kelenteng Hok Tik Bio juga bisa dijadikan wahana untuk wisata religi sebagaimana tempat-tempat bersejarah para wali yang dijadikan wisata religi umat Muslim. Menurut salah satu warga Tionghoa, klenteng adalah bagian dari tradisi dan budaya masyarakat Tionghoa untuk bersembahyang menghadap kepada Sang Maha Kuasa dan hal tersebut bisa dilakukan oleh siapa saja yang berminat bersembahyang di klenteng.

Sembahyang di klenteng bukanlah bagian dari ritual agama yang memuja dan menyembah berhala seperti patung yang berada di altar, tetapi patung tersebut hanya sebagai media untuk memfokuskan diri pada Tuhan Yang Maha Esa atau masyarakat Tionghoa menyebutnya "Thian". Di Klenteng Pecinan Pati sendiri memiliki patung sebagai tuan rumah yang berada di tengah "gam", yakni Dewa Bumi lengkap dengan pengawalnya, yakni macan putih. Dewa Bumi dalam China dikenal dengan sebutan "Hok Tek Tjine Sien".

Selain dewa bumi, di Klenteng Pecinan Pati juga terdapat Dewa obat yang bernama "Hian THian Siang Tee", Dewa Dapur atau yang disebut dengan "Djiauw Kun Kong", Dewa Ekonomi yang disebut "Kong Tek Cun Ong", dan Dewa Laut yang disebut (Thian Siang Seng Bo). Tidak hanya itu, di Klenteng ini juga terdapat patung "Dwi Kwan Im" yang sering kita kenal dalam drama kolosal Kera Sakti. Ada juga Dewa Peradilan atau yang disebut dengan "Kwan Sing Te Kun".

Jika Anda ingin berkunjung ke Klenteng Hok Tik Bio yang terletak di Jalan Setiabudi ini, Anda cukup mengunjungi kawasan Pecinan Kota Pati karena letaknya berada di kompleks Pecinan Pati. Tak jauh dari Simpang Lima atau alun-alun Pati, sekitar 3 sampai 5 menit sudah sampai. Sebagai petunjuk, jika Anda berada di Simpang Lima Pati, ambil arah Juana-Rembang atau ke arah timur sekitar 500 meter. Lebih mudahnya, jika Anda ke arah timur Simpang Lima lalu menjumpai perempatan rambu lalu lintas pertama, Anda belok kanan hingga pertigaan pertama. Tepat di pertigaan pertama sebelah kanan atau barat Anda adalah Klenteng Hok Tik Bio.

Klenteng Hok Tik Bio Pecinan Pati

Klenteng Hok Tik Bio Pati
Alamat : Jalan Setiabudi Nomor 39-41, Pati, Jawa Tengah
Kategori : tempat ibadah, wisata religi

0 Response to "Klenteng "Hok Tik Bio", Pecinan Pati"

Post a Comment